Mengejar idealisme Guru PJOK di Era Milenial #2019GantiPolaPikir

Table of Contents
Ilustrasi : Guru PJOK sedang Mengajar

Guru merupakan sebuah profesi yang di idamkan pada masyarakat di khalayak ramai. Profesi yang cukup menjanjikan tatkala tiba saatnya tanggal muda. Dari itu masyarakat banyak yang berbondong-bondong untuk mengejar profesi ini.

Tak hanya mulia, profesi guru pun memiliki aset yang tak terhingga. Karena guru mengajarkan sebuah ilmu yg akan bermanfaat bagi anak didiknya. Dan itu pun terus mengalir selama ilmu masih di pergunakan dengan baik.

Guru PJOK atau biasa dikenal dengan guru olahraga merupakan sub bagian dari profesi guru yang mana memiliki spesifikasi khusus, keahlian atau kompetensi sesuai pada bidang yang di emban yaitu Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.

Menjadi guru PJOK yang baik dan sesuai pada koridornya memang tidak mudah. Namun bisa diperjuangkan. Guru PJOK lebih sering berinteraksi langsung dengan lapangan. Bahkan mereka pun sudah biasa dibilang sebagai orang lapangan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa guru memiliki  4 kompetensi yang harus tertanam dan di pupuk dengan suburnya. Empat kompetensi tersebut yaitu kompetensi Spiritual, sosial, pedagogi, dan profesional. Dari katanya sudah jelas bisa kita tafsirkan maknanya. Ya kan?

Berikut ini merupakan kiat-kiat usaha yang bisa kita lakukan untuk menjadi guru PJOK yang siap menembus era milenial ini. Mari disimak baik-baik.

1. Penampilan merupakan hal dasar sebagai pemicu rasa percaya diri. Dengan demikian kita harus amati baik-baik. Sesuai tidak pakaian kita dengan apa yang akan kita lakukan. Namun idealnya seorang guru olahraga harus berpakaian lapangan. Berkaos (berkerah), training, Jam tangan yang melekat, peluit yang selalu standby di saku, dan topi bila diperlukan.

2. Kuasai materi se optimal mungkin. Nah disinilah keprofesionalan kita akan di lihat. Maka dari itu kita siap baik-baik materi untuk kita ajarkan pada anak didik kita.

3. Displin, Tegas, Bukan Galak. Disiplin merupakan harga mati. Hal ini berlaku di semua bidang. Kedisiplinan sangatlah penting dan dibutuhkan oleh seluruh hal. Disiplin waktu, Disiplin berpakaian, dll. Selain itu sebagai orang lapangan kita harus tegas. Dan ingat, Tegas itu bukan Galak ya pak.

4. Humoris sangat diperlukan. Kita harus pandai pandai untuk membuat anak didik kita gembira, senang, dengan memberikan joke -joke kecil atau ringan yang bisa menyegarkan suasana.

5. Kenali karakteristik peserta didik anda. Ini sangat penting untuk memberikan beberapa perlakuan kepada anak didik ke depan seperti bobot latihan, atau aktivitas, pembagian kelompok, dll. Itu semua bisa dimaksimalkan dengan melihat karakteristik anak didik kita.

6. Jalin hubungan yang baik dengan partner atau reka kerja. Sebagai guru PJOK maka siapakah partner kita? Tidak lain dan tidak bukan ya tentu teman kerja satu kantor atau sekolah. Jalin hubungan yang harmonis untuk membangun tim yang solid.


Keenam poin diatas saya kira sudah sangat cukup untuk menjawab tantangan di eramilenial ini. Maka dari itu mari sama-sama kita rubah pola pikir kita. #2019GantiPolaPikir. SALAM PJOK.

Post a Comment